RaNi_giLA

Tuesday, October 04, 2005

Hongkong

Hongkong!
Gw pikir ini-lah salah satu negara yang amat moderen, abad baru yaa adanya disini. Gimana engga jalur kereta api disini ada lebih dari 5 level termasuk juga kereta yang menghubungkan satu pulau ke pulau lainnya dengan membelah lautan…of course kita ga bisa liat apa-apa karena mereka buat terowongan dari baja atau besi atau..whatever –lah. Bisa dibayangin engga tuh! Nyaman, aircondition, cepet, serba teratur. Yang gw takutin Cuma apa jadinya kalo Hongkong banjir. Semua serba mesin disini..
Yang lucu setiap gedung disini pasti ada akses menuju gedung lain. Entah itu ke pelabuhan, ke stasiun kereta, ke kamar mandi, sampe ke hotel-hotel. sepanjang gedung yang dilewatin pemandangan hanya satu, shopping mall…Cartier, Gucci, Armany…notabene jalan-jalan ini enga pernah sepi. Sampe kadang-kadang untuk nyeberang jalan aja sulit! Alamak!...
Sepanjang jalan kadang gw berpikir apa yang dilakukan orang-orang disini, sepanjang jalan kok rasanya shopping mall terus, apa mereka engga ada kerjaan lain selain belanja. Untuk saat ini cuaca di Hongkong menurut gw panas. Lebih panas dari Jakarta. Disini engga gw rasain angin yang sepoi-sepoi mungkin karena terlalu banyaknya gedung gedung tinggi…lebih nyaman berjalan dalam gedung, jangan kuatir tersesat karena dalam gedung pun mereka punya petunjuk jalan yang jelas. Satu lagi yang gw engga ngerti tentang cara berpakaian mereka yang menurut gw aneh, dalam cuaca yang seperti ini mereka masih bisa pake sweater, sepatu boots, syal. hal ini sering bikin gw tersenyum gw yang kampungan atau mereka yang aneh.
Hey, walaupun bisa dibilang moderen tata krama lama yang mereka punya masih sulit dihapus kayanya. Tau kan? mengeluarkan suara dari mulut seolah-olah mereka mau buang ludah atau dahak? Itu masih sering gw jumpai..dimana-mana. Menurut temen gw sekarang keadaan itu lebih baik karena semenjak adanya virus SARS terakhir kali mewabah di negara ini, pemerintah mengeluarkan undang-undang tentang hukuman dan denda untuk orang orang yang meludah sembarangan. gw rasa ini peraturan pemerintah yang cukup sulit untuk mereka. karena gw tau sebagian dari mereka sudah punya kebiasaan untuk melakukan hal ini ( apalagi keturunan dari nenek moyang…!)…so sampai sekarang mereka masih melakukan kebiasaan itu membuat suara aneh dari mulut TAPI tidak meludah. Dengan adanya peraturan yang baru mungkin TERPAKSA untuk mereka MENELAN ludah dan dahak yang sudah ada. HUEKK!!...
Setidaknya gw bisa ngebayangin bagaimana 2 tahun yang lalu disini, mungkin penuh ludah di jalan. Bisa juga dibilang negara kodok untuk turis karena gw yakin 2 tahun yang lalu gw dan turis yang lain akan mengikuti cara berjalan yang aman yaitu melompat menghindari untuk tidak menginjak ludah-ludah itu….ha..ha…

0 Comments:

Post a Comment

<< Home