Xiamen
Ada aja kejadian lucu yang gw liat di sepanjang jalan yang gw lewati menuju perjalanan gw ke restoran yang berjarak hanya 500 meter dari apartemen. Kejadian pertama waktu gw ingin beli air mineral di warung samping apartemen. Biasanya ini warung sepi banget tapi kok sore ini warung ini penuh sekali, padahal warung ini kan hanya warung kecil kelontongan. Cuma jual rokok, minuman. Enggak tau-nya ternyata di depan warung tersebut ada yang bertengkar. Bukan bertengkar fisik, tapi bertengkar mulut. Gw menemukan ini lucu karena begitu banyaknya orang yang menonton, seperti orang nonton waktu zaman zamannya VCD baru keluar di kampung, dan penonton ini terdiri dari dua kubu. Satu kubu mendengarkan apa kata si perempuan dan satu kubu lagi mendengarkan apa kata si laki-laki. Tentu saja si penonton engga komentar apa-apa, Cuma menonton dengan muka-muka serius persis seperti komentator sepak bola. Yang bertengkar pun sepertinya begitu menikmati karena mengundang banyak penonton, dua orang yang bertengkar tadi-pun kalau bicara masing-masing saling menunjuk dan muka mereka mengarah ke kubu masing-masing. temen gw bilang ini normal di cina. Kalau mau nunggu sampe selesai bisa sampe dua jam mereka bertahan bertengkar mulut. Semakin banyak orang yang menonton semakin mereka menikmati pertengkaran itu…
Satu kejadian lagi deket penyebrangan jalan, waktu gw lagi nunggu lampu merah seorang perempuan muda kira-kira 25 tahun-an berteriak-teriak, jelas gw engga ngerti karena mereka punya bahasa sendiri. Tapi karena dia berteriak-teriak sendiri sambil menggenggam hanphone dan menangis baru-lah gw ngerti pasti dia dalam masalah, yaa mungkin bertengkar dengan suaminya, pacarnya, temennya…sambil menunggu dia mulai menghentak-hentakkan kakinya persis anak kecil yang menginginkan sesuatu, dia juga memukul tiang lampu merah, melempar payung, melemparkan tas yang dia pakai…walaaah nih orang kalo diliatin kok kayak orang gila, sementara orang disekeliling seperti melihat kejadian biasa. menonton!! gw cuma bisa ketawa ngakak. Belum juga lampu merah menyala dia udah nekat mau nyeberang jalan…dan Ups! Gila! Dia hampir ketabrak bus, kalau seorang wanita separuh baya tidak berhasil menarik dia. Semua orang menarik nafas lega. Eh si perempuan muda tadi malah menunjuk-nunjuk perempuan yang udah nolongin dia!..akhirnya lampu merah menyala dan gw-pun menyeberang termasuk perempuan penolong tadi. Sebagian orang memang menyeberang dan sebagian orang lagi masih tetap tinggal di ujung jalan untuk menonton orang sinting tadi. Temen gw bilang orang-orang disini senang membuat show, memperlihatkan betapa bodohnya mereka. Tentu tidak semua orang yang menetap disini seperi itu, tapi sebagian…..(sebagian besar maksudnya )..
Cerita sewaktu menyeberang lain lagi..disini penyeberangan untuk manuasia dan untuk sepeda sama. Ya engga aneh karena di Indonesia juga begitu tapi lain lagi ceritanya kalo sepeda di Xiamen sini masih kendaraan no. 1 setelah bus dan taxy…he..he..so yang pake sepeda kumbang disini jumblahnya sama dengan orang yang pake sepeda kumbang di Jawa pedalaman sana. Sewaktu menyeberang seringkali sepeda-sepeda itu pengendaranya tidak berhati-hati, mereka mengendarai sepeda tanpa melihat ke depan, mereka malah sibuk memperhatikan orang yang menyeberang dikana-kiri, bukan Karena lihat kana-kiri berhati-hati tapi karena mereka pengen liat muka gw!....seringkali ini kejadian sama sepeda yang mengarah ke gw, masih mending kalo sepeda kadang-kadang malah motor!... sepertinya kok mereka penasaran banget pengen liat muka gw, sampe-sampe leher mereka berputar untuk berusaha melihat ke gw. Wajar kalau ini terjadi sama laki-laki lho ini engga laki engga perempuan engga anak-anak. Kalo jalan dan tabrakan udah engga kehitung lagi…percaya engga sih tabrakan. Manusia dengan manusia…ini sering bikin gw nyengir kuda kalo gw lagi engga cepet-cepet tapi kalo gw lagi pengen cepet-cepet sampe ditempat tujuan…GGGrRRrrrr…ini bikin gw kesel luar biasa. Dan gw Cuma bisa menyumpah dengan mengeluarkan kata-kata binatang koleksi Kebun Binatang Ragunan.
Satu kejadian lagi deket penyebrangan jalan, waktu gw lagi nunggu lampu merah seorang perempuan muda kira-kira 25 tahun-an berteriak-teriak, jelas gw engga ngerti karena mereka punya bahasa sendiri. Tapi karena dia berteriak-teriak sendiri sambil menggenggam hanphone dan menangis baru-lah gw ngerti pasti dia dalam masalah, yaa mungkin bertengkar dengan suaminya, pacarnya, temennya…sambil menunggu dia mulai menghentak-hentakkan kakinya persis anak kecil yang menginginkan sesuatu, dia juga memukul tiang lampu merah, melempar payung, melemparkan tas yang dia pakai…walaaah nih orang kalo diliatin kok kayak orang gila, sementara orang disekeliling seperti melihat kejadian biasa. menonton!! gw cuma bisa ketawa ngakak. Belum juga lampu merah menyala dia udah nekat mau nyeberang jalan…dan Ups! Gila! Dia hampir ketabrak bus, kalau seorang wanita separuh baya tidak berhasil menarik dia. Semua orang menarik nafas lega. Eh si perempuan muda tadi malah menunjuk-nunjuk perempuan yang udah nolongin dia!..akhirnya lampu merah menyala dan gw-pun menyeberang termasuk perempuan penolong tadi. Sebagian orang memang menyeberang dan sebagian orang lagi masih tetap tinggal di ujung jalan untuk menonton orang sinting tadi. Temen gw bilang orang-orang disini senang membuat show, memperlihatkan betapa bodohnya mereka. Tentu tidak semua orang yang menetap disini seperi itu, tapi sebagian…..(sebagian besar maksudnya )..
Cerita sewaktu menyeberang lain lagi..disini penyeberangan untuk manuasia dan untuk sepeda sama. Ya engga aneh karena di Indonesia juga begitu tapi lain lagi ceritanya kalo sepeda di Xiamen sini masih kendaraan no. 1 setelah bus dan taxy…he..he..so yang pake sepeda kumbang disini jumblahnya sama dengan orang yang pake sepeda kumbang di Jawa pedalaman sana. Sewaktu menyeberang seringkali sepeda-sepeda itu pengendaranya tidak berhati-hati, mereka mengendarai sepeda tanpa melihat ke depan, mereka malah sibuk memperhatikan orang yang menyeberang dikana-kiri, bukan Karena lihat kana-kiri berhati-hati tapi karena mereka pengen liat muka gw!....seringkali ini kejadian sama sepeda yang mengarah ke gw, masih mending kalo sepeda kadang-kadang malah motor!... sepertinya kok mereka penasaran banget pengen liat muka gw, sampe-sampe leher mereka berputar untuk berusaha melihat ke gw. Wajar kalau ini terjadi sama laki-laki lho ini engga laki engga perempuan engga anak-anak. Kalo jalan dan tabrakan udah engga kehitung lagi…percaya engga sih tabrakan. Manusia dengan manusia…ini sering bikin gw nyengir kuda kalo gw lagi engga cepet-cepet tapi kalo gw lagi pengen cepet-cepet sampe ditempat tujuan…GGGrRRrrrr…ini bikin gw kesel luar biasa. Dan gw Cuma bisa menyumpah dengan mengeluarkan kata-kata binatang koleksi Kebun Binatang Ragunan.


0 Comments:
Post a Comment
<< Home